Sabtu, 08 Maret 2014

RESUME ORIENTASI BARU PSIKOLOGI PENDIDIKAN

ORIENTASI BARU DALAM BIDANG PENDIDIKAN

Pengantar
Untuk melihat dan meninjau orientasi baru dalam  bidang pendidikan terdahulunya diawali dengan sebuah  ilustrasi yang bisa membantu bahkan menggugah para guru dan akademisi di bidang pendidikan agar mampu berpijak pada landasan yang benar dalam menata bidang pendidikan yang berwajah baru sesuai dengan hakekat dan tujuan pendidikan nasional pada umumnya. Adapun ilustrasi adalah sebagai berikut: “Ketika para guru, dan akademisi di bidang  pendidikan  berkumpul, murid-murid bertanya: untuk apa mereka berdiskusi tentang pendidikan? Apakah untuk mempersiapkan masa depan kami?” Ilustrasi ini sangat menantang agar setiap insan  pendidik semestinya sadar akan panggilan dan  tanggung jawabnya sebagai pendidik.

Orientasi baru dalam dunia pendidikan berakar pada prinsip filosofis tentang hakikat anak manusia yang dilengkapi dengan aspek  fisik (keragaan) dan psikis (jiwa).  Kedua aspek ini menjadi dasar bagi terbentuknya/lahir dan berkembang aspek yang lain. Aspek fisik dan psikis mengalami pertumbuhan dan perkembangan.
Istilah pertumbuhan dan perkembangan seringkali digunakan secara bersamaan bahkan bergantian, seolah-olah keduanya memiliki pengertian dan makna yang sama karena menunjukkan adanya suatu proses perubahan tertentu yang mengarah pada suatu kemajuan. Pertumbuhan merupakan perubahan dalam aspek jasmani seperti berubahnya struktur tulang, tinggi dan berat badan, proporsi badan, dan semakin sempurnya jaringan syaraf. Dengan kata lain, pertumbuhan itu lebih bersifat kuantitatif dan terbatas pada perubahan fisik yang dialami individu sebagai proses kematangan.  Pertumbuhan terjadi akibat kematangan dan belajar. Perkembangan merupakan suatu proses dalam kehidupan manusia yang berlangsung secara terus menerus sejak masa konsepsi sampai akhir hayat. Perkembangan juga diartikan sebagai perubahan yang dialami oleh seorang individu menuju tingkat kedewasaan atau kematangan yang berlangsung secara sistematis, progresif, dan berkesinambungan baik menyangkut aspek fisik maupun psikis.
·         Sistematis menunjukkan bahwa antara bagian-bagian organisme perubahan dalam perkembangan itu bersifat saling bergantung dan saling mempengaruhi.
·         Progresif menunjukkan bahwa perubahan yang terjadi bersifat maju, meningkat, dan mendalam (meluas) baik secara kuantitatif (fisik) maupun kualitatif (psikis).
·         Berkesinambungan berarti bahwa perubahan terjadi pada bagian atau fungsi organisme itu berlangsung secara bertahap dan berurutan serta berkelanjutan.
.           Perkembangan awal merupakan dasar bagi perkembangan selanjutnya. Dengan kata lain, peletakan  landasan utama dalam pendidikan dan perkembangan anak  pada usia dini akan menentukan arah  masa depan anak dengan tepat.  Dambaan Ortu: anak sehat, cerdas, ceria, dan berakhlak mulia. Dambaan setiap orang tua akan terwujud jika memperhatikan perkembangan awal dari setiap anak yang dikandungnya. Akan  tetapi jika orang tua salah menentukan dan meletakkan pendidikan dan  memperhatikan  perkembangan anak pada saat awal maka akan sulit untuk mengembalikan ke arah yang diinginkan setelah anak menjadi dewasa.  

v  Bagaimana  anak tumbuh dan berkembang?

 Hakikatnya adalah ketika anak dilahirkan sedangkan hakikat pendidikan adalah pendidikan pra janin. Semenjak janin dalam kandungan telah terjadi proses perkembangan dan pendidikan. Misalnya Ketika anak merespons segala sesuatu yang datang dari luar kandungan .Karena itu anak-anak adalah sesuatu yg berharga bagi orang tua. Kalau bicara hakikat anak maka kita melihat tumbuh kembang anak.
v  Hubungan pertumbuhan dan perkembangan
Apabila pertumbuhan mencapai masa kematangan maka perkembangan akan terjadi  dengan lebih cepat. Pertumbuhan ada dalam perkembangan tetapi pertumbuhn ada batas waktunya sedangkan perkembangan akan berlanjut terus menerus sampai akhir hayat hidup seseorang.
v  Orientasi baru dalam psikologi pendidikan
Orientasi dalam psikologi pendidikan  mengacu kepada beberapa teori perkembangan manusia. Adapun keempat teori tersebut adalah sebagai berikut:

·         Maturasional dan biologis
 Teori ini menekankan pentingnya pengaruh biologis pada perkembangan dan mendatangkan pengaruh besar bagi praktik-praktik  pengasuhan. Maturasional dan biologis ini mempengaruhi perubahan generasi.
·         Psikodinamika
Yaitu model yang berpegang pada asumsi bahwa perkembangan merupakan hasil dari adanya kebutuhan untuk memuaskan insting-insting secara terus menerus.(mekanisme pertahanan diri)
·         Behavioral
Model ini menyatakan bahwa perkembangan adalah hasil dari beragam jenis pembelajaran, peniruan (imitation) dan pemodelan (modeling).
·         Kognitif-developmental
Model ini berfokus pada peralihan antara berbagai tahapan perkembangan yang berbeda dan memandang manusia sebagai  peserta aktif dalam proses perkembangan. Didalam orientasi psikologi pendidikn lebih pada pendekatan teori kognitif developmental.
PSIKOLOGI
Psikologi dari bahasa  Yunani Kuno. Psyche: jiwa, roh atau nafas hidup. Logos:ilmu atau jiwa. Secara harafiah/etimologi psikologi berarti ilmu/studi tentan g jiwa, roh, atau nafas hidup/sukma
v  Definisi psikologi menurut para ahli

·         Mussen & Rosenzwleg (1975),  psikologi adalah ilmu yang mempelajari tingkah laku manusia.
·         Crow & Crow. Tingkah laku manusia yaitu interaksi manusia dengan dunia sekitarnya baik yang berupa manusia lain (human relationship) maupun yang bukan manusia seperti hewan, iklim, kebudayaan, dsb.
·         Sartain

v  Bidang/cabang kajian psikologi

·         Psikologi teoritis
·         Praktis: psikologi pendidikan, klinis, kriminal, dan industri.
·         Umum
·         Khusus

v  .Psikologi pendidikan:
·         Mempelajari dan mengkaji perubahan-perubahan intra individual dan perubahan-perubahan inter individual dalam situasi pendidikan.
·         Psikolgi pendidikan diartikan sebagai ilmu yang mempelajari tingkah laku individu dalam proses pendidikan dan pembelajaran
·         Kajian psikologi pendidikan dikhususkan pada proses pembelajaran yang terjadi pada manusia.
·         Sebagai pendidik, guru perlu mengetahui perubahan-perubahan fisik, mental dan sosioemosional yang berpengaruh  terhadap gaya belajar, dorongan serta peristiwa belajar yang dialami olh peserta didik.
·         Dengan memahami psikologi, dapat memudahkan pendidik dalam memodifikasi perangsang-perangsang pendidik dan pembelajaran yang sesuai

v  Pendidikan
Hakekat:
·         Arti: ilmu, pendidikan, ilmu pendidikan.
·         Pendidikan sebagai ilmu teoritis dan praktis.

Ø  Ilmu berarti sesuatu yang telah diuji kebenarannya dan mencakup hal-hal yang teramati
Ø  Ciri-ciri:  objek, metode, sistematis, berguna, dan universal.
Pendidikn: aktivitas yg sengaja & terencana dari orang dewasa bertujuan memandirikan fisik dan mental (dewasa-rohaniah)
Ø  Ilmu pendidikn:  lmu yg mempelajari hal/peristiwa yang timbul dalam praktek pendidikan.
Ø  Sifat:terbuka, teoritis, praktis, normatif, dan deskriptif.
Bimbingan
Pembelajaran    Peserta didik & guru   pelatihan
v  Definisi
·         Pembelajaran: transfer pendidikan, dimana guru dan murid secara bersama-sama aktif dalam proses pembelajaran
·         Pelatihan:  Untuk menunjang tercapainya tujuan pembelajaran maka diadakan pelatihan supaya lebih terampil.
·         Bimbingan: Setiap proses pembelajaran di dalamnya terdapat layanan bimbingan yaitu membimbing para siswa agar mampu mencapai tujuan pembelajaran pada khususnya dan tujuan pendidikan pada umumnya. Jadi bimbingan bukan menunggu adanya masalah tetapi sebelum terjadi masalah para siswa harus dibimbing oleh gurunya/pendidik.

v  Perbedaan istilah Paedagogie: pendidikan dan  Paedagogik: ilmu pendidikan .
Beragam makna pendidikn
·         Pendidikan sebagai transformasi budaya. Pendidikan sebagai kegiatan pewarisan budaya dari satu generasi ke generasi yang lain.
·         Pendidikan sebagai proses pembentukkan pribadi. Pndidikan sebagai suatu kegiatan yang sistematis
v  Istilah yang terdapat dalam dunia pendidikan  yaitu:
·         Mendidik adalah memimpin anak
·         Mengajar adalah proses pemindahan pengetahuan
·         Belajar adalah proses perubahan prilaku
·         Pembelajaran adalah membantu orang belajar sehingga memudahkan orang untuk belajar.
Menurut Gagne & Briggs dalam proses pembelajaran guru berperan sebagai fasilitator
Ciri perubahan tingkah laku dalam belajar adalah terjadi secara sadar, kontinu dan fungsional, positif dan aktif, tidak bersifat sementara, bertujuan dan  terarah  serta mencakup seluruh aspek tingkah  laku.
Kebutuhan pendidikan bagi manusia:
·         Pendidikan berfungsi memanusiakan manusia merupakan kegiatan antr manusia yaitu oleh dan untuk manusia. Hanya manusia yang secara sadar melaksanakannya untuk manusia lainnya.
·         Binatang tidak perlu dan dapat dididik. Hanya didorong dan dilatih hingga dapat mengerjakan sesuatu bersifat statis.
·         Manusia sangat membutuhkan bimbingan dan pendidikan.
Dimensi manusia & kebutuhan pendidik
·         Filosofis: manusia tidak berhenti berfikir. Hanya manusia yang dapat/mampu berilmu melalui pemikiran  yang  berulang-ulang,  mendasar,  komprehensif tentang sesuatu yang  sudah diketahui atau belum
·         Makhluk individu: dapat mejadikan dirinya seoptimal sesuai dengan bakat tanpa merugikan orang lain.
·         Makhluk sosial: dapat bertingkah laku sesuai dengan  nilai, norma & aturan yg berlaku.
·         Makhluk  beragama: dapat mentaati ajaranNya & meninggalkan  laranganNya, pandai bersyukur, aktif  bekerja (usaha/ikhtiar) dan berdoa.

v  Orientasi Baru dalam Psikologi Pendidikan
The four pillars of Education (UNESCO, 1997). Yaitu terdiri dari:
·         Learning to know: semua yang diketahui dan keterampilan
·         Learning to do (belajar berkarya) dan prilaku berkarya
·         Learning to live together: belajar hidup bersama di dalam perbedaan
·         Learning to be: pengembangan kepribadian

Tidak ada komentar:

Posting Komentar